7 Tips berkendara yang aman saat musim hujan


7 Tips berkendara yang aman saat musim hujan

Musim hujan tampaknya sudah mulai membasahi beberapa wilayah Indonesia seperti Jakarta. Di saat seperti ini akan menjadi momen yang cukup membahayakan bagi para pengendara mobil.Pasalnya medan yang biasa dilalui menjadi lebih berat dengan adanya hujan bahkan genangan air. Curah hujan yang baru-baru ini begitu lebat menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Genangan air akibat hujan yang turun deras dapat membuat  jalanan mobil tertutup air secara mendadak. Jika ada lubang yang cukup dalam tentu pengendara tidak bisa melihat dan akan sangat  membahayakan. Oleh karena itu untuk mengantisipasi kemungkinan berkendara di tengah hujan deras dan banjir jangan pernah memaksakan mobil untuk tetap melaju jika cuaca semakin buruk serta banjir semakin tinggi. Namun disisi lain, anda pun perlu memperhatikan teknis dan tips berkendara mobil saat banjir. Karena jika tidak berhati-hati mobilmu bisa menjadi korban. Itulah mengapa sangat perlu tahu cara berkendara mobil yang tepat dalam kondisi hujan deras bahkan banjir. 

1. Lihat situasi jalanan

Jika jalur yang biasa anda lewati rawan banjir makan lebih baik kamu mencari alternatif jalur yang lebih aman. Jika memang tidak ada jalur lain, lihat kondisi dan situasi kedalaman air apakah mobil yang kamu miliki sanggup untuk menerjang atau tidak. Jangan memaksakan mobil untuk menerobos genangan air karena akan membahayakan komponen pada mobil.

2. Nyalakan lampu utama

Menyalakan lampu utama merupakan cara mudah untuk menjaga penglihatan ketika mengendarai mobil di tengah hujan lebat. Umumnya cara ini lebih diperuntukkan saat Anda berkendara di jalan tol. Hal ini pun sudah sangat wajar dilakukan. Lampu depan yang menyala sendiri merupakan pertanda bahwa jarak penglihatan kurang dari 100 meter.

3. Nyalakan lampu kabut

Saat ini mobil dilengkapi dengan berbagai macam lampu beserta fungsinya yang berbeda. Selain lampu depan, anda juga bisa menyalakan fog lamp atau lampu kabut terutama jika sedang mengemudi mobil di malam hari. Jika penglihatan saat berkendara di tengah hujan lebat semakin kabur, maka sangat disarankan untuk menyalakan lampu fog. Cara ini akan cukup membantumu melihat ke depan dengan pandangan yang lebih baik sekaligus memberi untuk pengendara lain agar tidak menyalip.

4. Jaga jarak

Dalam kondisi biasa, kita dianjurkan untuk menjaga jarak dengan pengendara di depan. Apalagi saat berkendara saat hujan lebat.

Mengemudi dengan laju yang kencang sangat tidak disarankan saat hujan sedang deras-derasnya. Sahabat pun juga tidak disarankan untuk menyalip mobil karena bisa mengakibatkan celaka. Berkendaralah dengan kecepatan yang wajar. Jagalah jarak dengan mobil di depan, setidaknya sepanjang dua mobil.

5. Kurangi kecepatan

Berkendara di cuaca terang sangat berbeda dengan kondisi jalanan saat hujan atau terdapat genangan. Hindari kolong flyover dan under pass,jalan dengan berpohon besar, reklame raksasa, jalan cekung dan genangan air. Kurangi kecepatan berkendara, jangan terlalu ngebut dan jangan berusaha menyalip mobil di depan karena jika tidak seimbang atau jika jalan sedang licin maka mobil bisa dengan mudah tergelincir. Banyak orang yang beranggapan bahwa jika ngebut, mobil bisa selamat dari banjir. Padahal, hal ini justru bisa menimbulkan water hammer. Water hammer merupakan kondisi di mana ruang mesin kemasukan terlalu banyak air karena ketidakmampuannya melakukan kompresi.

6. Waspada genangan

Jika Sahabat berkendara melalui jalan yang jarang atau tidak pernah dilalui sebelumnya, lebih hati-hati untuk memperhatikan kondisi lubang jalan, genangan air, hingga selokan, agar tidak terjebak atau terperosok di dalamnya. Jika terpaksa harus melewati jalan tersebut, kurangi kecepatan saat melewati jalan dengan genangan air. 

7. Gunakan gigi rendah

Saat menerobos banjir, gunakan gigi rendah di posisi 1 atau 2 untuk transmisi manual, atau L untuk transmisi otomatis. Jika itu jalan satu-satunya dan Anda terpaksa harus menerobos banjir, jaga RPM atau putaran mesin di angka 2.000rpm dan stabil, serta usahakan agar gas jangan berhenti agar mesin tidak mati.

Mutiara Bisnis

Belumlah dikatakan sukses, bila kesuksesan itu hanya untuk dirinya sendiri, karena kesuksesan itu akan menimbulkan kesombongan bagi dirinya dan keirian orang lain. Kesuksesan yang hakiki ialah bila kita telah mampu menghasilkan orang-orang sukses dari ketulusan ikhtiar kita. Jika kita telah membuka kesempatan sukses orang lain, maka di situlah investasi kesuksesan kita di masa mendatang.

Adang Wijaya CEO Green Nitrogen

Kantor Pusat

PT Global Insight Utama

Mutiara Bekasi Center blok C-17
Jl Ahmad Yani
Bekasi

Hotline:
0855-1801-777 (TELP/SMS)
0851-0079-2450 (WA ONLY)

cs@green-nitrogen.com

Pegunjung

Penunjung Hari Ini : 36
Pengunjung Hari Kemarin : 95
Total Pengunjung Website : 15652