Mengenal Understeer


Mengenal Understeer

Mobil dengan penggerak roda depan (FWD) makin umum ditemui di jalanan Indonesia. Sebab mobil jenis ini diklaim lebih aman dan stabil saat dikendarai. Ini dikarenakan roda yang jadi penggerak mobil ditekan langsung oleh bobot mesin yang berada di bagian depan mobil. Oleh karenanya, traksi atau daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan lebih baik dari mobil penggerak roda belakang (RWD). Meski begitu, ada satu fenomena yang menghantui mobil FWD, yaitu understeer. Understeer sendiri adalah kondisi saat roda depan mengalami selip dan tidak bisa dibelokkan meski setir sudah diputar.

Kendaraan tetap berjalan lurus mengikuti momentum. Bisa dikatakan, mobil yang mengalami understeer akan kebablasan tidak bisa mengikuti jalur yang berbelok.
Marcell Kurniawan selaku Training Director The Real Driving Center (RDC) pun memberikan saran mengenai apa yang harus dilakukan pengemudi saat mengalami understeer. "Yang pertama jangan panik, lalu jangan pula mengerem," kata Marcell kepada Kompas.com, Minggu (13/6/2021)

Sebab jika pengemudi panik, maka tidak akan bisa berpikir jernih mengenai tindakan apa yang harus dilakukan. Sikap panik malah akan memperparah situasi. Lalu jangan pula melakukan pengereman. Marcell menyarankan untuk mengurangi laju kendaraan dengan mengurangi tekanan pada pedal gas perlahan dan bertahap. "Jangan menambah putaran pada kemudi. Kurangi putaran kemudi dengan lembut," kata Marcell menambahkan.

Jika langkah-langkah tersebut telah dilakukan dan laju kendaraan masih sulit dikontrol, maka arahkan mobil ke area aman dengan permukaan yang lunak seperti pasir untuk mengurangi laju kendaraan. Guna mencegah terjadinya understeer, pengemudi harus rutin mengecek kondisi ban mobilnya secara berkala. Ban dengan alur yang sudah botak akan lebih mudah mengalami understeer karena daya cengkeram terhadap permukaan jalan sudah jauh berkurang. Kenali juga medan jalanan yang akan dilintasi. Ketika mendekati jalur menikung, kurangi kecepatan secara bertahap dan tidak melaju dengan kencang di jalur yang berkelok.

Mutiara Bisnis

Belumlah dikatakan sukses, bila kesuksesan itu hanya untuk dirinya sendiri, karena kesuksesan itu akan menimbulkan kesombongan bagi dirinya dan keirian orang lain. Kesuksesan yang hakiki ialah bila kita telah mampu menghasilkan orang-orang sukses dari ketulusan ikhtiar kita. Jika kita telah membuka kesempatan sukses orang lain, maka di situlah investasi kesuksesan kita di masa mendatang.

Adang Wijaya CEO Green Nitrogen

Kantor Pusat

PT Global Insight Utama

Mutiara Bekasi Center blok B09 No 11
Jl Ahmad Yani
Bekasi

Hotline:
0811-830-2125 (TELP/SMS/WA)

cs@green-nitrogen.com

Pegunjung

Pengunjung Hari Ini : 99
Pengunjung Hari Kemarin : 93
Total Pengunjung Website : 31121